Home / Berita Nasional / BPJS Ketenagakerjaan Danai Perumahan Rp 4,4 Triliun

BPJS Ketenagakerjaan Danai Perumahan Rp 4,4 Triliun

BPJS Ketenagakerjaan Danai Perumahan Rp 4,4 Triliun

Peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat mujur karena memiliki kesempatan memperoleh sarana credit pemilikan tempat tinggal (KPR). Bagaimana caranya peserta memperoleh sarana ini?

Direktur Paling utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyebutkan pihaknya ikut berperan serta dalam program sejuta tempat tinggal, yakni dengan sediakan tempat tinggal untuk pekerja. Pihaknya sejuah ini membiayai program perumahan demgam keseluruhan dana yang terserap Rp 4,4 triliun yaitu data per 31 Januari 2018. ”Pendanaan itu lewat obligasi Rp 3,5 triliun, EBA (Dampak Beragun Aset) Rp 665 juta serta lewat perbankan Rp 200 juta, ” ucapnya, tempo hari.

Agus mengungkap, untuk memperoleh sarana ini begitu gampang. Awalnya, peserta terlebih dulu memastikan tempat tinggal yang juga akan dibeli. Lalu, peserta mendatangi bank yang sudah bekerja bersama untuk menyalurkan KPR itu. Sekarang ini, BPJS Ketenagakerjaan sudah menggandeng PT Bank Tabungan Negara (Bank BTN). Gagasannya ke depan, BPJS TK juga akan menggandeng bank yang lain.

“Pekerja tinggal mencari tempat tinggal yang diinginkan, di daerah semasing. Lalu datang ke bank yang kerjaama dengan kita yakni BTN sekarang ini. Kelak ada bank pemerintah yang lain yang juga akan keluar. Berikan pada mereka kalau Saya menginginkan ambillah credit tempat tinggal, bank itu juga akan memberi kriteria credit, data kelengkapan KTP, KK serta dsb, ” terang dia di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Jakarta.

Peserta juga akan melalui BI checking. Ini untuk lihat trek record dari peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bila peserta sudah penuhi persyaratan, jadi bank juga akan lakukan pengecekan ke BPJS Ketenagakerjaan. Ini untuk ketahui apakah pihak yang memajukan KPR betul-betul jadi peserta serta penuhi prasyarat yang didapatkan BPJS Ketenagakerjaan.

“Bila benar kami juga akan referensi, benar, kita berikan pada bank sesuai sama pelajari dia lolos kriteria credit, telah segera cair, creditnya bisa tempat tinggal, ” ungkap Agus. Sarana KPR yang didapatkan BPJS Ketenagakerjaan sendiri terdiri jadi dua yaitu KPR subsidi untuk orang-orang berpendapatan rendah (MBR) serta KPR nonsubsidi atau non-MBR. Untuk KPR subsidi, BPJSTK memberi credit dengan rentang Rp 120 juta hingga Rp 190 juta.

“Lalu tingkat suku bunga begitu rendah 5% selama hidup credit. Serta untuk muka cuma 1%, cuma 1% dapat bawa koper ke tempat tinggal, ” jelas Agus. Lalu untuk nonsubsidi, KPR yang didapatkan s/d Rp 500 juta. Bunga yang didapatkan untuk KPR nonsubsidi yaitu sebesar suku bunga referensi Bank Indonesia (BI) seven day repo rate (7DRR) plus 3%.

“Lalu yang membedakan sekali lagi di uang muka. Uang muka nonsubsidi atau non-MBR cuma 5% dari harga tempat tinggal. Bila credit bank komersial sesuai sama ketetapan pada 20-30%, ” tandasnya.

BACA JUGA YANG INI :

Samsung Galaxy S9 dan S8 Spesifikasi nya hanya berbeda tipis
Trailer Film Peter Rabbit Segera Tayang Di Bioskop
Kisah Guru Menyembunyikan 19 Siswa di Lemari Selama Pembantai
Jadwal Bola Champions Yang Akan Di Selenggarakan Minggu Ini
Di Musim Premier League Chelsea Menelan Kekalahan Lagi

About admin

Check Also

Efek Vitamin Untuk Ternak Ayam

Efek Vitamin Untuk Ternak Ayam

Efek Vitamin Untuk Ternak Ayam – Vitamin adalah satu zat senyawa kompleks yang begitu dibutuhkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *